atgaba_desain

RUMAHKU SURGAKU

Posisi Pagar sebagai Seni Arsitektur

Pagar adalah struktur tegak yang dirancang untuk membatasi atau mencegah gerakan melintasi batas yang dibuatnya. Pagar umumnya dibedakan dengan dinding menurut kekokohan kontruksinya: suatu dinding umumnya didefinisikan sebagai pembatas yang terbuat dari batu bata atau beton yang tidak hanya membatasi gerakan, melainkan juga pandangan (walaupun definisi ini kadang saling tumpang tindih).
Pagar memiliki beberapa kegunaan, misalnya pagar pertanian untuk melindungi hewan ternak dari pemangsa; pagar privasi untuk memberikan privasi; pagar sementara untuk memberikan keselamatan dan keamanan publik pada suatu situs konstruksi; pagar pengaman untuk menghindari pelanggar batas atau pencuri dan mencegah anak-anak dan hewan peliharaan untuk lari; serta pagar hias, untuk mempercantik tampilan rumah, taman, atau lainnya (wikipedia)
Sedangkan pagar dalam bentuk sering kali disepele kan dalam merencakan sebuah rumah atau gedung. Sering kali kita hanya memandang sebelah mata tentang bentuk dan desain tentang pagar, dan kita hanya memandang pagar hanya dalam fungsinya sebagai pembatas area umum dan area privasi rumah kita dan sebagai penegas akan batas rumah kita dan tetangga. Padahal, pagar adalah benda dirumah kita yang pertama kali dilihat oleh orang lain dirumah kita, jadi posisi pagar dalam menentukan keindahan rumah kita sangat besar komposisinya.
Akan tetapi penerapan dan pemilihan motif pagar selama ini sangat jarang dilihat sebagai bagian dari seni dalam desain bangunan, sehingga pemilihan motif, bentuk dan bahan dari pagar sendiri sangat jarang difikirkan. Menurut peraturan tinggi maksimal pagar adalah 1,2 meter, selebih dari itu harus dan transparan atau masif, karena jika pagar terlalu tinggi dan tidak transparan, maka tampak depan dari rumah kita tidak akan terlihat selain itu jika pagar terlalu tinggi atau tidak proporsional dengan besar, kecil dan model rumah kita malah akan membuat kita seperti tinggal didalam penjara.
Ada beberapa macam dan tipe pagar yang bisa kita pakai untuk rumah kita, tergantung selera dan model rumah yang kita pilih. Dan harus kita ingat, desain pagar dan pintu carport sebaiknya dibuat dalam bentuk yang senada sehingga secara keseluruhan akan terlihat harmonis dan menyatu. Bahan-bahan pagar juga menentukan karakter bentuk pagar yang diinginkan. Selain itu bentuk dan model pagar sebisa mungkin diselaraskan dengan bentuk bangunan rumah agar terlihat harmonis. Ada tiga syarat utama dalam membuat pagar, yakni kokoh, aman, dan indah, baik dari segi bahan maupun struktur konstruksi pagar. Pemilihan bentuk, model, tinggi, panjang dan lebar pagar harus disesuaikan dengan kondisi luas lahan, fungsi, proporsi dan komposisi bangunan.

Pagar Kayu.
Pagar kayu memberikan kesan alami dengan menonjolkan teksur serat dan warna alami dari kayu itu sendiri, dan pilihlah kayu yang tahan cuaca dan lapuk, sehingga kayu pun akan lebih awet. Disini kayu bisa diaplikasikan dengan variasi batu alam pada sisi penyangga samping maupun diatas pondasi dan juga untuk perangkai kayunya kita bisa mengkombinasi dengan besi tempa sehingga akan terkesan kokoh, alami namun berkelas.

Pagar Beton
Pagar Beton juga sangat diminati oleh banyak klien saya, dengan alasan akan terlihat sangat kokoh jika dilihat. Dan saya selalu memberikan saran untuk mengkombinasikan dengan tekstur dari batu alam karena akan menambah kesan alami tidak terlihat kaku tanpa mengurangi kesan kuat dan kokoh. Dan tak jarang pula saya menambahkan material besi tempa berulir motif sehingga akan terlihat kekontrasan yang saling memperindah motif pagar itu sendiri.

Pagar Besi Tempa
Pagar besi tempa juga banyak diminati oleh klien saya, karena kuat dan terlihat berkelas katanya. Tetapi seperti yang lainnya, saya akan memberikan masukan bahwa pagar ini akan akan lebih indah jika di kombinasi dengan material yang lain seperti kayu atau beton yang dilapisi country-villadengan batu alam sehingga akan terkesan nilai arsitekturalnya.

Banyak motif dan model untuk desain pagar dan pasti akan terus berkembang sesuai dengan selera zaman.
bougenvile-contemporer

Januari 5, 2009 - Ditulis oleh sarjito | Pagar | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar